Mengenal Jenis-Jenis Tempat Sampah Berdasarkan Warnanya, Sudah Hapal?

Tempat Sampah

Dulu, umumnya sampah akan dibuang dalam satu tong sampah besar. Namun seiring dengan perkembangan zaman, saat ini tempat sampah pun terbagi menjadi beberapa warna untuk jenis sampah yang berbeda.

Oleh karena itulah, kali ini Kami akan ajak Anda untuk mengenal jenis-jenis tempat sampah berdasarkan warnanya.

Pembagian Tempat Sampah Berdasarkan Warna

Dasarnya, ada 5 warna yang digunakan untuk membagi jenis sampah yang akan dibuang. Namun hal ini bisa berbeda tergantung dengan daerahnya. Tetapi warna yang sering digunakan untuk membagi sampah adalah sebagai berikut.

1. Hijau

Warna pertama yang kerap digunakan sebagai warna tempat sampah adalah hijau. Umumnya, warna hijau akan digunakan untuk tempat sampah yang dipakai untuk membuang sampah organik.

Sampah yang termasuk ke dalam jenis sampah organik adalah sisa makanan, daun-daunan sampai ranting pohon.

Biasanya, sampah sisa makanan ini akan diolah kembali menjadi pupuk kompos.

2. Kuning

Warna selanjutnya yang kerap digunakan untuk memisahkan sampah adalah kuning. Warna kuning biasanya akan dipakai sebagai penanda untuk sampah anorganik.

Sampah Anorganik artinya adalah sampah yang bukan berasal dari makhluk hidup. Karena itulah limbah atau sampah yang satu ini sulit untuk diuraikan secara alami oleh mikroorganisme pengurai.

Contoh sampah yang termasuk ke dalam jenis sampah anorganik adalah kaleng, plastik, styroform, logam, kaca dan baterai.

Tempat sampah berwarna kuning ini akan mempermudah sampah anorganik untuk didaur ulang di kemudian hari.

3. Merah

Selanjutnya, ada warna merah yang umumnya digunakan untuk memberi tanda bahwa sampah yang dibuang termasuk ke dalam jenis sampah B3 atau Bahan Berbahaya dan Beracun.

Jenis sampah yang bisa dibuang ke dalam warna ini adalah pecahan kaca, komponen elektronik, bahan kimia, bekas obat nyamuk, bekas detergenĀ  dan juga berbagai bahan berbahaya lainnya.

4. Tempat Sampah Warna Biru

Sebagai informasi, 3 warna yang sebelumnya disebutkan yaitu hijau, kuning dan merah memang merupakan warna tempat sampah yang umum ditemukan terutama di perkotaan.

Namun ternyata ada juga warna lain yang bisa ditemukan misalnya biru.

Warna biru digunakan untuk sampah yang memiliki bahan dasar kertas. Sampah yang berasal dari kertas ketika dipisahkan akan memberi kemudahan bagi pemilik industri daur ulang untuk mengolahnya kembali di kemudian hari.

5. Abu-Abu

Warna terakhir yang bisa Anda temukan adalah yang berwarna abu-abu. Warna ini akan menjadi tanda untuk sampah residu.

Residu merupakan sebutan untuk sampah yang sulit atau bahkan tidak bisa didaur ulang. Alasannya pun beragam, mulai dari sumber daya alam, biaya sampai teknologi.

Sampah yang termasuk residu adalah kemasan mie instan, selotip, plastik sachet dan lainnya.

Itulah informasi tentang pembagian jenis tempat sampah berdasarkan warnanya, apakah Anda sudah hapal semuanya? Atau masihkah Anda sering tertukar ketika hendak membuang sampah?

Rated 5 out of 5

One Response

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *