Sangat berfungsi dalam menjaga kebersihan lingkungan, keberadaan tempat sampah memang dibutuhkan di tiap lokasi, seperti halnya taman. Model tempat sampah pun semakin berkembang menyesuaikan kebutuhan, contohnya tempat sampah gantung.
Bukan sekadar jadi tempat penampung sampah semata, tetapi wadah ini digunakan juga sebagai alat pemisah barang sesuai kategorinya.
Jenis-jenis Tong Sampah Berdasarkan Warna
Zaman sekarang, masyarakat mulai melek dengan pentingnya memisahkan sampah sesuai jenisnya, misal anorganik, organik, sampai yang berbahaya. Untuk memudahkan, maka diciptakanlah tong sampah dengan kode warna.
Sering dijumpai di taman, sekolahan dan tempat umum lainnya. Ini arti dari setiap warnanya:
1. Hijau
Jika Anda menemukan tong sampah berwarna hijau, maka artinya Anda hanya bisa membuang sampah berjenis organik. Organik berarti barang yang bisa mudah terurai dan dioleh kembali untuk pupuk kompos.
Contoh sampahnya antara lain sisa makanan, dedaunan, ranting pohon.
2. Kuning
Biasa bersebelahan dengan tong warna hijau, warna kuning ini artinya anorganik. Jenis sampah yang dibuang ke dalamnya adalah yang tidak bisa diolah kembali, misalnya plastik, styrofoam, aki, kaleng, dan masih banyak lagi.
3. Merah
Tong sampah berwarna merah ini diperuntukkan bagi sampah jenis B3 atau bahan berbahaya dan beracun. Anda dapat membuang pecahan kaca, kaca utuh, bahan kimiawi, juga komponen elektronik ke dalamnya.
Pemisahan sampah B3 dan jenis lainnya memang harus dipisahkan, sebab sampah B3 bisa saja meledak dan menimbulkan kebakaran saat di tempat penampungan sampah.
4. Biru
Anda memiliki banyak tumpukan kertas bekas di rumah? Maka Anda bisa membuangnya ke dalam Tong sampah besar dengan kode warna biru. Tempat sampah ini khusus untuk jenis sampah kertas.
Nantinya, sampah kertas ini dapat didaur ulang menjadi kertas lagi atau kerajinan.
5. Abu-abu
Selanjutnya ada tempat sampah abu-abu yang khusus sampah residu. Anda dapat membuang sampah berjenis selain yang telah disebutkan, misalnya debu, puntung rokok, kapas, tisu, atau popok.
Tips Memilih Tong Sampah
1. Desain
Selain penampung sampah, sebagian orang memilih tempat sampah berdasarkan desain sebagai estetika. Kini banyak desain yang tersedia mulai dari gantung, injak, terbuka dan sebagainya.
2. Kapasitas
Perhatikan juga kapasitas tempat sampah gantung sesuai kebutuhan Anda, biasanya ada ukuran terkecil yang cocok untuk di kamar atau kantor, ukuran sedang untuk sampah rumah tangga, dan kapasitas terbesar pas digunakan pada restoran, atau hotel.
3. Bahan
Tiap tempat sampah terbuat dari beragam jenis bahan mulai dari fiber, stainless steel, hingga plastik yang semuanya punya kelebihan dan kekurangan.
Misalnya, fiber dan plastik punya kelebihan dari segi harga ekonomis dan mudah ditemukan, namun kurang kuat. Sedangkan stainless steel lebih elegan, tapi harganya mahal.
Itulah jenis-jenis tempat sampah gantung berdasarkan warnanya. Semoga bermanfaat.